Ampere
: Lambang A. satuan SI untuk arus listrik.
Amperemeter
: Alat untuk mengukur arus listrik.
Angka Penting
: Semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran, yang terdiri atas angka eksak dan satu angka terakhir yang ditaksir (diragukan).
Asas Black
: Kekekalan energi pada pertukaran kalor , kalor yang dilepas (Qlepas) sama dengan kalor yang diterima (Qterima).
Cahaya Tampak
: Bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik yang dapat dideteksi oleh mata manusia.
Daya Listrik
: Energi listrik per satuan waktu.
Deposisi
: Kebalikan dari menyublim, yakni perubahan langsung dari wujud gas ke wujud padat.
Energi Kinetik
: Energi yang dimiliki oleh suatu benda karena geraknya (kecepatannya).
Energi Listrik
: Energi yang disebabkan oleh mengalirnya muatan listrik dalam suatu rangkaian listrik tertutup.
Energi Potensial
: Energi yang dimiliki oleh suatu benda karena ketinggiannya terhadap acuan.
Frekuensi
: banyak petaran yang dapat dilakukan oleh suatu titik materi pada benda yang berputar pada suatu poros tertentu, dalam selang waktu satu sekon.
Galvanometer
: Peralatan untuk mendeteksi dan mengukur arus listrik lemah.
Gaya Gerak Listrik (Ggl)
: Tegangan antar kedua kutub sumber tegangan jika sumber tegangan tak berbeban (tidak mensuplai arus).
Gaya Gesekan
: Gaya yang melawan gerak pada suatu permukaan relatif satu sama lain, gaya tersebut bersinggungan dengan permukaan.
Gaya Normal
: Gaya yang bekerja pada bidang sentuh antara dua permukaan yang bersentuhan, yang arahnya selalu tegak lurus pada bidang sentuh.
Gaya Sentripetal
: Gaya yang bekerja pada sebuah benda yang mengakibatkan benda tersebut bergerak dengan lintasan melingkar.
Gelombang Mikro
: Gelombang radio yang dengan frekuensi paling tinggi, di atas 3 GHz.
Gelombang Radio
: Gelombang yang dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang dipercepat melalui kawat-kawat penghatar.
Gerak Harmonik Sederhana
: Benda bergerak bolak-balik disekitar titik keseimbangannya.
Gerak Lurus Beraturan
: Gerak suatu benda pada lintasan lurus dengan kelajuan tetap.
Gerak Lurus Berubah Beraturan
: Gerak suatu benda pada suatu lintasan garis lurus dengan percepatan tetap.
Gerak Melingkar
: Hukum-hukum yang berhubungan dengan perputaran suatu benda mengelilingi suatu sumbu mirip dengan hukum-hukum pada gerak lurus.
Gerak Melingkar Beraturan
: Gerak suatu benda menempuh lintasan melingkar dengan kelajuan (besar kecepatan) tetap.
Gerak Parabola
: Gabungan gerak lurus beraturan pada sumbu horizontal (sumbu X) dan gerak lurus berubah beraturan (sumbu Y) akan menghasilkan gerak parabola.
Hukum Snellius
: Hukum pemantulan, menyatakan bahwa (1) sinar datang, sinar pantul, garis normal terhadap bidang batas pemantulan pada titik jatuh, semuanya
berada dalam satu bidang. (2) sudut jatuh sama dengan sudut pantul.